Sunday, April 30, 2017

Dukung Persis Solo di Sragen, Ini Tiga Lokasi Kumpul Pasoepati

SOLO – Ribuan Pasoepati akan mendukung Persis Solo saat menghadapi Sragen United dalam lanjutan Liga 3 grup 4 di Stadion Taruna Sragen, Minggu (30/4/2017) sore.
Ada tiga lokasi titik kumpul Pasoepati sebelum bersama-sama berangkat ke Sragen.
Dikatakan Wakil Presiden Pasoepati, Ginda Ferachtriawan, tiga lokasi itu berada di pintu selatan Stadion Manahan Solo, sekitar Taman Jurug dan Ringroad Mojosongo. Rombongan akan bersama-sama menuju Sragen sekitar pukul 12.0 WIB.
“Panpel Sragen United sudah menghubungi jika kuota untuk Pasoepati ada 4000 tiket. Besok pagi tiket kita ambil dan diserahkan langsung ke masing-masing korwil. Jadi berangkat ke Sragen, teman-teman sudah bawa tiket,” terang Ginda, Sabtu (29/4/2017) sore.
Ginda menyebut, 4000 tiket sebenarnya lebih rendah dari animo Pasoepati yang ingin ke Sragen. Namun begitu, pihaknya juga memaklumi jika kapasitas Stadion Taruna yang hanya berkisar antara 6000-8000 orang.
“Semoga besok dalam perjalanan berangkat maupun pulang diberi kelancaran, dan pertandingan disaksikan dengan nyaman. Kami berharap pihak keamanan turut mengamankan perjalanan Pasoepati saat berangkat atau pun pulang,” tambahnya.
Terpisah, Ketua Panpel Sragen United, Andi Anamnova memastikan perizinan dari Polda Jawa Tengah sudah turun, Sabtu (29/4/2017) pagi tadi.
Rencananya, akan ada 300 personel dari kepolisian, 50 personel dari TNI dan keamanan internal yang disiagakan untuk menjaga pertandingan berjalan lancar.
“Tiket yang kami cetak sekitar 6500 lembar. Tiket terbuka dijual Rp 30 ribu dan tertutup Rp 45 ribu. Nantinya di setiap pintu masuk sudah disiagakan personel untuk mengecek barang bawaan penonton. Kami mengimbau agar penonton bisa datang dan pulang dengan tertib,” jelas Andi.
“Kami juga meminta maaf kepada suporter sragen United maupun Persis Solo jika nantinya ada yang tidak bisa masuk karena tiket sudah habis. Kami tidak mau menjual tiket melebihi kapasitas stadion. Tujuannya agar pertandingan berjalan lancar,” tambahnya.
Duel ini menjadi yang pertama sepanjang sejarah kedua kota di kompetisi profesional. Sebelum hadirnya Sragen United, klub PSISra Sragen banyak berkutat di kompetisi amatir.
“Ini sejarah bagi Sragen. Semoga pertandingan berjalan lancar dan kami bisa meraih hasil maksimal,” tutur Komisaris Sragen United, Indika Wijaya Kusuma.

0 komentar:

Post a Comment